Pemrograman Bahasa Rakitan alias Assembly Language #1

Sebagai pengantar PEMROGRAMAN BAHASA RAKITAN, maka kita harus tahu dulu secara gamblang bagaimana sebetulnya konsep kerja dari komputer dan posisi bahasa pemrograman dalam keikutsertaanya dalam menerima data, mengolah dan menghasilkan keluaran untuk user.
Seperti sudah kita ketahui bersama bahwa yang namanya sistem komputer itu terdiri dari 3 elemen yaitu : Hardware, Software, Brainware. Diri-koe sendiri masih sangat ingat dengan apa yang pernah diajarkan dosen pas jaman kuliah dulu waktu menjelaskan elemen komputer dengan sebuah gambar lingkaran.

Gambar lingkaran diatas bisa kita terjemahin kira-kira kaya’ gini, bermacam-macam aktivitas komputer pada intinya yang bekerja adalah hardware. Mengapa? Karena hardware adalah salah satu elemen komputer yang betul-betul riil, yaitu bisa kita lihat dan sentuh secara fisik. Ada yang terbentuk dari bahan elektris maupun non elektris. Elemen itulah yang sebetulnya secara inti bekerja sehingga komputer bisa menghasilkan keluaran berupa informasi.

Nah.. pertanyaanya sekarang, gimana tuch hardware bisa tahu kapan dia harus nerima data, mengolah sampai mengeluarkan hasilnya. Malahan kalau mau detail, bagaimana hardware bisa tahu harus diolah seperti apa dan hasilnya dikeluarkan diperangkat yang mana. pertanyaan itu dapat dijawab secara singkat kalau mau simple🙂

A : Kenapa hardware bisa bekerja seperti itu ?

Q : Karena ada software

Mahluk seperti apa sich software itu? software merupakan susunan perintah yang dibuat oleh manusia kemudian ditanamkan kedalam media penyimpan yang nantinya akan dipindahkan ke dalam pengolah (processor) untuk melakukan tugasnya mengatur dan memerintahkan para hardware untuk bekerja. selain itu softwarepun berfungsi sebagai media perantara atau lebih kerennya dikenal sebagai salah satu interface bagi brainware.

A : Trus…siapa donk yang nyusun perintah terus ditanam ke dalam media penyimpanan?

Q : ya jelas brainware donk…bahasa kerennya itu PROGRAMMER.  maka itu, para brainware bisa memerintahkan si hardware untuk  bekerja dan menghasilkan apa yang diinginkan karena perintah-perintahnya sudah disusunkan oleh si programmer.

oc..hardware sudah kita bahas, istilah programmer pun sudah keluar saat bahas nyusun perintah-perintah. kira-kira pertanyaan apalagi hayo yang muncul? yup..100 untuk anda, pertanyaanya selanjutnya adalah perintah yang disusun itu pakai bahasa apaan sich? khan komputer itu mesin, masa iya sich bisa tahu bahasa manusia? kalau kita bicara tentang jenis bahasa apa yang digunakan dalam memerintahkan komputer, bisa diri-koe sampaikan bahwa bahasa pemrograman punya level atau tingkatan :

1. Bahasa Tingkat Tinggi (Ex. Delphi, VB, PHP)

2. Bahasa Tingkat Menengah (Ex. C/C++)

3. Bahasa Tingkat Rendah (Rakitan/Assembly)

Kalau mau tambah lagi levelnya ada 1 lagi, yaitu Tingkat Sangat Rendah yaitu Bahasa Mesin.

Perbedaan tingkatan tersebut diatas bisa kita jelaskan ke lingkaran lagi :

Level Programming Language

Dari gambar lingkaran diatas, bisa kita lihat bahwa untuk High Level (Tingkat Tinggi) lebih dekat ke Brainware sedangkan Low Level (Tingkat Rendah) lebih cenderung ke Hardware. artinya untuk High Level akan lebih banyak menggunakan bahasa yang dimengerti oleh manusia, Middle Level alan bercampur antara bahasa manusia dengan kode mesin, sedangkan Low Level akan menggunakan bahasa yang lebih dekat dengan mesin namun masih belum 100% berkode mesin.

Komputer adalah benda bodoh” … statement itulah yang sering koe keluarkan. kalau ada yang kurang setuju silahkan hubungi yang berwajib😀. lho..kenapa sampai diri-koe mengeluarkan statement seperti itu? ya..karena komputer itu khan tidak tahu apa-apa, jangankan sederet kata-kata, abjad saja dia tidak paham koq. dulu ada sinetron judulnya “angin tak dapat membaca” tapi sekarang yang kita bahas adalah “komputer tak dapat membaca”🙂. namun begitu statement tadi bisa dihilangkan, karena ternyata Bahasa Tingkat Tinggi itu menggunakan kata-kata manusia. mengapa itu bisa terjadi? padahal komputer khan tidak mengerti abjad atau kata-kata manusia.  hal tersebut bisa terjadi karena adanya dukungan INTERPRETER dan COMPILER, untuk pembahasan tentang 2 mahluk itu silahkan KLIK INI.

Koe rasa pembahasan diatas tentang tingkatan bahasa telah jelas, kalau begitu sekarang ada pertanyaan lagi nich…bahasa khan ada beberapa tingkat, trus apa donk kelebihan kita pakai bahasa rakitan ?

Ini dia kelebihannya :

1. Ukuran program lebih kecil, sehingga bisa ngirit media penyimpanan

2. Lebih dekat dengan hardware, sehingga kita bisa benar-benar memanfaatkan seluruh kemampuan komputer

3. Bisa dibuat modular alias terpisah-pisah

4. Memiliki fasilitas makro

Selain kelebihan-kelebihan diatas, Bahasa Rakitan dapat diterapkan tidak hanya pada Personal Computer saja melainkan bisa kita gunakan sebagai program dari mikrokontroler. semoga diri-koe masih diberi umur panjang dan kesehatan untuk melanjutkan tulisan sampai di mikrokontrollernya.

Sekian tulisan tentang Bahasa Rakitan #1, selanjutnya silahkan anda kaji dan tulis di blog anda. Terimakasih..semoga bermanfaat.😉

5 Responses to “Pemrograman Bahasa Rakitan alias Assembly Language #1”

  1. IZIN COPAS SEMUA PAK

  2. […] Saya setuju dengan Pak Nahar kalau “Komputer adalah benda bodoh”. Komputer tidak tahu apa-apa, jangankan menghitung dan membaca, satu angka dan hurufpun tidak tahu. https://mardziyant.wordpress.com/2012/09/06/pemrograman-bahasa-rakitan-alias-assembly-language-1/#mor… […]

  3. Bahasanya sangat jelas dan gamblang pak…tapi waktu klik ” KLIK INI ” yang berwarna merah setelah masuk langsung kremot-kremot pak kepala…mumet ga mudeng artinya..ini pengakuan saya jujur pak…habisnya pake bahasa londo ( Inggris ) gitu bikin puyeng mengartikanya….hehehehe

  4. fathurochman Says:

    bener pakris,,, lumayan kremod kremod

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: