Bahasa Rakitan #3 / Model Program .COM

Berawal dari coba-coba nge-code bahasa rakitan “.MODEL SMALL…  terus dicompile “TASM file.asm” lanjutnya diLink “TLINK /t file.obj” (itu juga kalau kalo tidak ada message error waktu dicompile🙂 ) terakhir dirunning “file.com” sampai muncul huruf “A” (he..he..ngetik bahasa aneh-aneh yang muncul cuma 1 huruf, nasib..nasib). Tapi ya itulah bahasa rakitan memang seperti itu salah satu karakteristiknya lebih dekat dengan hardware sehingga sampai detail perintah harus kita tuliskan. namun..dengan seperti itu, ia akan bekerja lebih cepat dibanding bahasa tingkat tinggi.

Kesempatan sekarang ini kita coba omongin tentang struktur dari bahasa rakitan khususnya untuk model program berekstensi COM.

Kita coba lihat lagi contoh code sederhana yang semoga sudah dicoba plus disini kita lengkapi dengan pembagian atau blocking atas code tersebut.

Kita bahas label-label diatas :

Bagian ini digunakan untuk memberitahukan kepada komputer tentang memory yang akan digunakan oleh program kita. kalau contoh diatas kita pakai small, tapi masih ada yang lain juga seperti ini :

1. TINY

jika program hanya pakai 1 segment

2. SMALL

jika data dan code yang digunakan kurang dari 1 segment atau 64KB.

3. MEDIUM

jika data yang digunakan kurang dari 1 segment tetapi codenya bisa lebih dari 1 segment

4. COMPACT

jika data yang digunakan bisa lebih besar dari 1 segment tetapi codenya kurang dari 1 segment

5. LARGE

jika data dan code lebih dari 1 segment

Bagian ini digunakan untuk memberitahukan kepada komputer bahwa pada bagian ini kita meletakan code segmentnya yang berisi program dan nantinya akan dijalankan

Bagian ini akan digunakan sebagai pemberitahuan agar program saat dijalankan atau diload ke dalam memory ditaruh mulai offset ke 100h (256) byte

Bagian ini menjadi identitas dari kumpulan perintah inti. identitas ini sangat berguna ketika nantinya kita membutuhkan pembacaan perintah yang tidak tepat dibawah perintah yang sedang dibaca.misalkan : saat ini perintah yang sedang dibaca pada urutan ke 10, nah..seharusnya yang akan terbaca pada urutan ke 11. namun jika kita ingin membaca perintah yang ke 20 atas dasar suatu kondisi, maka kita harus berikan identitas untuk dapat lompat ke perintah tersebut.

Disinilah kita menuliskan perintah-perintah yang akan dijalankan.

saudara-saudara sebangsa setanah air, seperti itulah struktur dari bahasa rakitan khsusnya untuk COM. untuk pemabahsan perintah-perintahnya menyusul. oc..semoga bermanfaat..;-)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: