Terimakasih Guru Ku…

Peristiwa malam tadi, dimana saat diri-koe melihat buku-buku lama saat duduk di bangku SMP. banyak kenangan-kenangan indah tergali lagi…tentang terkenalnya diri-koe di sekolah karena aksen bicara koe🙂 , sahabat yang menemani koe puasa senin kamis walaupun ia seorang non muslim , berantemnya diri koe dengan anak seorang guru , bahkan sampai nostalgia nostalgia masa kecil🙂.

Dari sekian banyak kenangan yang tergali, muncul sebuah buku yang disitu banyak sekali tulisan berukuran besar berwarna merah. ya…berwarna merah. dulu kalau mau ada ulangan harian, buku catatan mesti harus dikumpulkan untuk di periksa sama guru plus biar ga nyontek kali ya…:-)

Koe baca satu persatu tulisan itu dan diantara banyak goresan tinta merah di buku koe, tersenyum koe lihat tulisan “SINAU SING BENER HAR..!!!!” dan tertegun diri-koe saat membaca tulisan  “Mungkin esok kamu tidak akan lagi ingat bapak, tapi bapak minta ingatlah ilmu yang pernah bapak ajarkan dan terapkan pada hidup dan kehidupan”

Kalimat itu seketika membuat koe merasa haru, mengapa tidak? kalimat itu terlantun dari sosok manusia yang betul-betul tulus ingin anak didiknya menjadi manusia besar yang bermanfaat untuk kehidupan. namun…beliau tidak berharap anak didiknya mengingat beliau saat telah menjadi besar.

Tidak ada yang koe miliki yang dapat menyamai ilmu yang telah beliau ajarkan, hanya lantunan Al Fatihah dan doa penuh harap yang dapat koe persambahkan kepada beliau para guru-guru koe. Ya Allah Ya Rabb…muliakanlah para guru-guru kami…orang tua kami dan tempatkan lah disisiMu ketika mereka KAU panggil esok, aamiin.

GURU KU…

Seperti engkau..

Sewaktu waktu penyuluh hidupku

Betapa dalam kegelapan maya

Engkau perkenalkan aku dengannya

Surya dan cakrawala

Sehingga seluruh jagad raya ini

tiba tiba ku rengkuh

Kehadiran mu adalah suatu fitrah

Setelah itu, engkau kami tinggalkan

Kesepian kini mengakhiri sisa sisa hidupmu

Tanpa belas kasih sayang kami

anak-anak yang telah kau beri obor

Dan..pagi ini

Ku dekap wajahmu dalam kenangan seorang

Yang pernah kau lukai

Namun kini menjadi pencintamu  paling setia

Hingga akhir hayat

Maafkan kami ya Allah jika selama ini kami hanya mengingat kesalahan, keburukan dan aib para guru-guru kami dibanding ilmu yang telah mereka ajari. semoga kita semua menjadi manusia yang dapat menghargai jasa guru-guru kita, aamiin…

One Response to “Terimakasih Guru Ku…”

  1. Amiinn Ya Allah…., bergetar rasanya…hati koe membaca postingan…ini ya Allah….!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: